Prospek Bisnis Pulsa Elektrik

Prospek Bisnis Pulsa Elektrik


Pengguna telepon di Indonesia saat ini (akhir Desember 2010) telah mencapai 155jt orang dan diperkirakan
pada akhir tahun 2011 akan berkembang menjadi 185 juta orang.

Sebagian besar pengguna, sekitar 90% (>139 juta orang) lebih memilih produk kartu prabayar.
Pendapatan Operator dari setiap pelanggan (ARPU – Average Revenue Per User), berdasarkan data yang
dipublikasikan adalah sekitar Rp.25.000 s.d 63.000 (bervariasi untuk tiap operator).
Jika dirata-rata ARPU sebesar Rp.40.000, maka uang yang beredar dalam penjualan pulsa prabayar perbulan sebesar = 155 juta pelanggan x 90%xRp.40.000,- = Rp.5.5 trilyun!!!

Apalagi saat ini hampir semua Operator berlomba-lomba untuk meraih pelanggan baru baik diwilayah kota
pinggiran maupun pelosok desa dengan memperluas jangkauan wilayah (Coverage Area).
Melihat perkembangan jumlah pelanggan yang semakin banyak dan jumlah wilayah yang semakin luas, tentunya juga dibutuhkan jaringan distribusi pemasaran pulsa yang lebih banyak.

Dan secara Fakta telah terbukti, pengisian pulsa secara elektronik dinilai sebagai solusi efektif dan efisien untuk memotong biaya distribusi berantai dan berbagai macam bentuk pemalsuan voucher serta biaya produksi yang tinggi.


Kelebihan Bisnis Pulsa Elektrik

Resiko Kecil
Pulsa merupakan kebutuhan utama yang mudah laku, tidak rusak, batas waktu masa aktif yang Lama, tidak perlu transportasi hanya dengan SMS untuk distribusi barangnya. 

Pangsa Pasar Luas
Pengguna Telpon seluler/HP sangat banyak, hampir setiap orang sekarang menggunakan Ponsel mulai dari karyawan,buruh,satpam,pedagang kelontong,pembantu dsb.

Tidak Memerlukan Tempat Khusus
Server anda tidak memerlukan tempat strategis,bisa dijalankan dirumah , karena distribusinya tidak memerlukan bensin.

Keuntungan Menjanjikan
Selama pulsa tetap sebagai barang komoditi (tidak diberikan secara gratis) maka bisnis ini akan memberikan keuntungan yang relatif besar

Balik Modal Relatif Cepat
Karena perputaran uang sangat cepat dengan keuntungan 2-5% perbulan dari Omset.

Modal usaha Server Pulsa

Modal Awal
Modal Awal adalah jenis modal yang harus dikeluarkan di awal dan digunakan untuk jangka panjang. Contoh yang termasuk modal awal adalah peralatan komputer, hardware, software pulsa, router, switch, modem adsl, handphone, modem gsm, kabel data, alat tulis kantor, bangunan, genset, UPS, dan barang-barang lainnya. Modal awal ini cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang

Modal Kerja
Modal Kerja adalah jenis modal yang harus dikeluarkan untuk membuat membeli atau menjual barang. Modal kerja ini dikeluarkan tiap bulan atau setiap melakukan order. Pada prinsipnya, tanpa modal kerja Anda tidak bisa memiliki barang dagangan untuk dijual. Contohnya: modal untuk membeli stok MKIOS, membeli stok Simpati Autorefill, mengisi deposit Indosat SEV, deposit Dompet Pulsa, membeli stok voucher fisik, deposit host-to-host dan barang-barang inventori lainnya.

Modal Operasional
Modal Operasional adalah modal yang dikeluarkan untuk membayar operasional bulanan misalnya gaji pegawai, tagihan listrik, tagihan telepon, air, dll. Untuk bisnis pulsa elektrik ada biaya sms reply, kartu perdana untuk mengirim sms, isi ulang pulsa untuk kartu mkios,sev,dompet pulsa,v-tri,stk axis,isi esia,e-flexi dsb, serta isi ulang sms reply.

(AD)