Aksi Demo, Menolak Kebijakan Cluster dan Hard Cluster Operator Seluler

Aksi Damai demo penolakan hard cluster berlangsung hari ini 24/03/2011 di Gedung MenkoInfo dan Gedung DPR/MPR , aksi ini merupakan penolakan secara mutlak Kebijakan Cluster dan Hard Cluster Operator Seluler dari para pedagang pulsa diseluruh indonesia.
Hard cluster dianggap merugikan para pedagang pulsa, mereka menganggap dengan adanya hardcluster hanya menguntungkan pihak TELKOMSEL semata, dan mereka semakin semena-mena dari pemberlakuan harga yang semakin melambung.
Telkomsel jg dianggap telah mengabaikan serta menelantarkan kepentingan front liner mereka seperti konter hape dan Server Pulsa.
Server Pulsa telah menguasai MARKET SHARE hampi 70% di indonesia namun terkesan di musuhi oleh Telkomsel sebagai raksasa selular di negeri ini.

“Server dianggap criminal suspect, dianggap penghancur harga, dianggap perusak mata rantai distribusi padahal mereka sendiri yang tidak pernah kenal dan tidak mau dianggap bodoh, sudah menutup mata kehadiran Server Pulsa yang sudah ada 6 tahun di indonesia dan membantu memberikan pertumbuhan pelanggan mereka. Hanya karena pertumbuhan revenue dari keberhasilan operator pesaingnya seolah-olah server pulsa sudah tidak berguna, padahal, revenue hancur karena ulah mereka sendiri yang melakukan perang tarif, perang iklan yang tidak etis dan malah menjadikan Server Pulsa kambing hitam”. Ujar salah seorang anggota FMC

Berikut Penyikapan ASPINDO Terhadap Hard Cluster :

1.ASPINDO Pada Prinsipnya Menolak segala bentuk clusterisasi yang dilakukan oleh semua operator.
2.ASPINDO mendesak operator telekomunikasi segera duduk bersama mencari solusi agar pelaksanaan Clusterisasi tdk mematikan ribuan pelaku usaha bisnis server pulsa.
3.ASPINDO akan melaporkan & mengadukan kepada regulator terkait seperti MenkomInfo, Menakertrans, MenKOP & UKM serta Dewan Perwakilan Rakyat.
4.ASPINDO akan melakukan boikot dengan segala cara, apabila Operator tdk memberikan solusi terhadap permasalahan clusterisasi.